
Menurut Rektor Teknokrat Dr. HM. Nasrullah Yusuf, Propti Teknokrat bertujuan memberi bekal untuk mengenal kampus sebelum mengikuti perkuliahan, juga mengenal sesama mahasiswa untuk memupuk persatuan dan persaudaraan.
Hari terakhir penyelenggaraan Propti menghadirkan narasumber Kepala Bidang Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat Drs. Ahmad Alamsyah, M.M. mewakili Kepala BNN Provinsi Lampung Brigjen Pol. Ery Nursatari, SH.
“Mengutip Pernyataan Presiden RI Ir. Joko Widodo, di hadapan para siswa-siswi di Papua belum lama ini, beliau mengatakan “Sepandai apa pun anak, jika sudah terkena narkoba akan jadi hancur.” Hal ini menegaskan bahwa Narkoba adalah penghancur generasi penerus bangsa yang harus kita cegah bersama” ungkapnya.
Lebih lanjut beliau menerangkan bahwa perlu adanya Sinergi dengan Pendidikan Tinggi untuk menumbuhkan kesadaran akan bahaya narkoba.
“Beberapa bentuk sinergi yang dapat dilakukan di lingkungan Pendidikan Tinggi adalah membentuk Relawan penggiat anti narkoba, rutin menggelar deteksi dini penyalahgunaan narkoba, serta penempatan Satgas di lingkungan Perguruan Tinggi.” Ungkapnya.
Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen untuk terus membentuk Mahasiswa menjadi sosok yang tangguh dan berilmu serta memiliki akhlak mulia.

